{"id":738,"date":"2020-09-14T07:53:59","date_gmt":"2020-09-14T07:53:59","guid":{"rendered":"http:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/?p=738"},"modified":"2020-09-14T07:53:59","modified_gmt":"2020-09-14T07:53:59","slug":"webinar-febi-bersama-prof-irwan-abdullah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/2020\/09\/14\/webinar-febi-bersama-prof-irwan-abdullah\/","title":{"rendered":"Webinar FEBI bersama Prof Irwan Abdullah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manado, 14 September 2020. Prof Irwan Abdullah menghadiri undangan dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Manado, Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum. dalam acara Workshop Penguatan Metodologi Penelitian Dosen dengan Tema &#8220;Mendesain Penelitian yang Berkualitas.&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-740\" src=\"http:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200909-WA0035.jpg\" alt=\"IMG-20200909-WA0035\" width=\"720\" height=\"919\" srcset=\"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200909-WA0035.jpg 720w, https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200909-WA0035-235x300.jpg 235w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/>Acara dibuka oleh host, Dr. Andi Mukarramah Nagauleng, M.Pd., Wakil Dekan I FEBI, kemudian sambutan oleh Dekan FEBI dan diskusi dimoderatori oleh Fitria Ayu Lestari Nih, SE, MSA.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prof IA, adalah antropolog beken di Indonesia dan salah satu mentor hebat dalam menulis jurnal yang telah melahirkan banyak peneliti dengan publikasi internasional bereputasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-742\" src=\"http:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200914-WA0042.jpg\" alt=\"IMG-20200914-WA0042\" width=\"1280\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200914-WA0042.jpg 1280w, https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200914-WA0042-300x188.jpg 300w, https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200914-WA0042-1024x640.jpg 1024w, https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/IMG-20200914-WA0042-768x480.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/>Pendiri Kertagama Global Akademik dan Irwan Abdullah Scholar Foundation, yang khusus didedikasikan untuk melatih dan mementori peneliti-peneliti yang ingin publikasi di jurnal internasional scopus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prof IA memulai paparannya dengan bertanya, apa itu penelitian? Pertanyaan yang tidak mudah untuk menjawabnya. Kenapa, inilah masalah fundamental yang dihadapi para dosen apalagi dosen muda yang tidak memiliki pengalaman penelitian sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendala terbesar yang dihadapi selama ini, ketidakmampuan menggunakan teori di dalam riset menjadi pokok bahasan Prof IA.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prof IA kemudian menjelaskan bagaimana seharusnya mendayagunakan teori dalam riset. Hal pertama dilakukan adalah menurunkan teori menjadi konsep, kemudian konsep diturunkan lagi menjadi variabel. Variabel diturunkan menjadi indikator. Indikator inilah yang digunakan untuk melihat data riset yang sedang dilakukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah cara menggali data penelitian dengan menerapkan teori tertentu dalam riset, ungkap Prof IA. Kemudian prof IA melanjutkan pemaparannya dengan memberi contoh penggunaan teori dalam penelitian dengan teori konstruksi sosial Berger and Luckmann.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prof IA menjelaskan bahwa teori tersebut harus diturunkan menjadi konsep terlebih dahulu. Maka, ada tiga konsep yang dapat diidentifikasi yakni eksternalisasi, objektivasi dan\u00a0 internalisasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak cukup sampai disitu saja, ucap prof IA, tetapi konsep tadi harus diturunkan lagi menjadi variabel. Maka tiap konsep diturunkan lagi dalam tiga variabel.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eksternalisasi menjadi tiga: aktor, agensi, nilai. Objektivasi: fakta sosial, basis legitimasi, pranata. Internalisasi: praktik, respon, dampak. Dari variabel ini kemudian dibuatkan indikator sebagai alat inventarisasi data penelitian. Data yang dicari disesuaikan dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah proses membuat pola atau langkah-langkah melakukan pemetaan data penelitian. Aturan ini harus dilakukan secara ketat apabila ingin menghasilkan penelitian yang berkualitas, pungkasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peserta Webinar yang hadir dari berbagai institusi pendidikan yang ada di tanah air. Tercatat di monitor studio mini FEBI IAIN Manado sebanyak 199 peserta. Banyak di antaranya adalah mahasiswa Prof IA dari seluruh Nusantara.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado, 14 September 2020. Prof Irwan Abdullah menghadiri undangan dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Manado, Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum. dalam acara Workshop Penguatan Metodologi Penelitian Dosen dengan Tema &#8220;Mendesain Penelitian yang Berkualitas.&#8221; Acara dibuka oleh host, Dr. Andi Mukarramah Nagauleng, M.Pd., Wakil Dekan I FEBI, kemudian sambutan oleh Dekan FEBI dan diskusi dimoderatori [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,14],"tags":[],"class_list":["post-738","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-agenda","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=738"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/738\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/febi.iain-manado.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}