MANADO – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado menyelenggarakan kegiatan penting guna mengoptimalkan sistem pendidikan melalui “Workshop Penyusunan Pedoman, Pelatihan Asesor, dan Uji Coba Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)”. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Acara yang menjadi langkah strategis fakultas ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI IAIN Manado, Dr. Radlyah Hasan Jan, S.E., M.Si., Ak., CGAM., CWC. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan fakultas dalam mengimplementasikan program RPL guna memberikan pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh seseorang dari pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja.
Pelaksanaan workshop ini diketuai oleh Bapak Dr. Muzwir R. Luntajo, M.Si., yang telah memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dosen serta tenaga pendidik (tendik) di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Manado yang sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian materi guna menyamakan persepsi terkait kebijakan RPL.
Memasuki sesi inti, pemaparan materi disampaikan secara komprehensif oleh narasumber ahli, Ibu Dr. Hj. Fitri Herawati Mamonto, S.Ag., M.A.P. Beliau mengupas tuntas mengenai tata cara penyusunan pedoman yang baku, kriteria penilaian bagi para asesor, serta simulasi atau uji coba pelaksanaan RPL agar nantinya dapat diimplementasikan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Diskusi dan jalannya pemaparan materi dipandu secara interaktif oleh Bapak Sjamsuddin A. K. Antuli, M.A. selaku moderator. Melalui panduannya, sesi tanya jawab berlangsung dinamis, di mana para peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga pendidik aktif menggali informasi terkait teknis pelaksanaan dan tantangan dalam menjadi asesor RPL di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya workshop ini, FEBI IAIN Manado berharap dapat segera mencetak asesor-asesor RPL yang kompeten serta memiliki pedoman teknis yang jelas, sehingga fakultas siap memfasilitasi dan mengakui kompetensi calon mahasiswa secara lebih inklusif dan profesional.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.